Lebanon, Hezbullah dan negara-negara Arab

Melihat apa yang terjadi di Lebanon akhir-akhir ini, saya jadi miris melihat teman-teman kita di Lebanon yang kehilangan banyak korban jiwa serta kerusakan infrasturktur yang amat sangat berat akibat serangan udara Israel. Apakah invasi Israel pada tahun 1982 tidak memberi pelajaran pada mereka untuk melindungi daerah utara Lebanon dengan sistem pertahanan udara yang baik ?

Pertanyaannya, sekali lagi, darimana Lebanon akan membeli sistem pertahanan udara yang cukup ampuh untuk melindungi udara mereka dari serangan pesawat tempur Israel ? Dari Amerika ? Yang benar saja !

Belum pertanyaan diatas tertuntaskan, tentu Lebanon akan berpikir lagi: dari mana biaya yang harus kita keluarkan untuk membiayai peralatan perang yang biayanya dapat mencapai jutaan dolar itu ? Dari pemasukan negara mereka ? Mustahil. Konflik dengan Israel, perang saudara, tentunya telah mengoyak negeri mereka hingga menghabiskan seluruh sumber daya mereka hingga yang paling terakhir. Satu-satunya jalan adalah beraliansi ( sekali lagi ) dengan Syria dan teman-teman Arab mereka.

Masalahnya, negara-negara Arab di sekitar Israel (Mesir, Syria, Jordania) belum bisa menghapus kenangan buruk yang mereka alami pada perang 6-Hari pada tahun 1967 yang menyisakan duka mendalam dan kemerosotan moral tempur bagi seluruh rakyat Arab terhadap kaum zionist Israel. Sungguh kekalahan yang menyakitkan, mengingat perang ini seharusnya dimenangkan oleh negara Arab, melihat jumlah negara Arab yang waktu itu jauh lebih besar ketimbang kekuatan Israel. Namun Israel, dengan keyakinannya akan sesembahannya: teknologi, mampu dan terbukti mengalahkan kekuatan militer negara-negara Arab sekaligus memperluas daerah kekuasaannya.

Mungkin ini yang mendasari sikap politik negara-negara Arab yang cenderung ‘diam’ dan pasif menyikapi konflik Israel-Lebanon yang terjadi sekarang. Sebenarnya, siapa sih yang punya keyakinan dan moral yang cukup kuat untuk melawan Israel ? Apakah Hezbullah ? Ya, bisa jadi. Secara hukum, Hezbullah bukanlah negara. Bagi Hezbullah, kekalahan adalah wajar mengingat persenjataan dan teknologi Israel yang lebih superior. Tapi setidaknya Hezbullah mampu mengobati luka kekalahan yang dialami oleh rakyat Arab secara keseluruhan pada tragedi perang Arab-Israel dan mungkin Hezbullah-lah harapan terkhir bagi bangsa Arab yang sedang tercabik-cabik mencoba mendapatkan harga dirinya kembali dari Israel …

2 thoughts on “Lebanon, Hezbullah dan negara-negara Arab

  1. Do’a adalah energi, jadi rasanya tidak perlu ragu untuk menggunakan energi yang ada, kebathilan akan lenyap oleh kegelapannya sendiri…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s