Iwojima dari dua sudut pandang berbeda

screenshot4.png

Film ini sudah saya tunggu mungkin sejak sekitar setahun yang lalu. Berawal ketika terjadi pembicaraan yang menarik tentang berapa jumlah tentara Jepang yang tersisa setelah perang di Iwojima berakhir. Setidaknya hanya 200-an orang yang tersisa dari sekitar 22.000 personil Jepang yang ada di Iwojima waktu itu (Sumber dari Wikipedia). Saya mengetahui bahwa Client Eastwood akan membuat dan menyutradarai sebuah film yang diambil dari sudut pandang yang berbeda : sudut pandang Amerika dan Jepang. Wow, saya sangat penasaran sekali ingin segera melihat film itu. Dan setelah penantian satu tahun, saya akhirnya dapat menonton film itu. Eh, sayanya terkejut karena yang dimaksud dengan sudut pandang berbeda itu adalah menghasilkan dua film yang berbeda namun mempunyai latar belakang kejadian yang sama (salut buat Clint Eastwood dan Steven Spielberg atas ide briliannya). Dan yang lebih penting lagi, saya melihat film ini tanpa mengeluarkan sapeserpun alias gratis !! Terimakasih banyak untuk teman-teman kampus yang rela meluangkan waktunya untuk mengunduh film ini dengan kualitas gambar yang bagus dan translasi bahasa Inggrisnya …

Kedua film ini berjudul Flags of Our Fathers (sudut pandang Amerika) dan Letters From Iwo Jima (sudut pandang Jepang). Strategi Perang tidak begitu dijelaskan di Flags of Our Fathers ( padahal kan ini film perang ). Film ini lebih menitikberatkan pada perasaan bersalah yang dialami oleh beberapa personil tentara Amerika yang dipulangkan untuk promosi pengumpulan dana perang hanya karena mereka ikut menancapkan bendera di Iwo Jima. Saya jadi berpikir, kalau saja Amerika tidak menemukan bom nuklir, mungkin perang Pasifik akan berakhir dengan gencatan senjata dan bukannya penyerahan tanpa syarat kerajaan Jepang. Ini dikarenakan waktu itu ceritanya AS sudah mulai bangkrut karena harus membiayai dua perang sekaligus, yaitu perang Pasifik (melawan Jepang) dan perang Eropa (melawan Jerman).

screenshot22.png

Untuk film “Letters form Iwo Jima”, menceritakan tentang seorang prajurit Jepang bernama Saigo, seorang pembuat roti yang dipaksa untuk mendaftar dalam militer. Film ini juga menyoroti Jendral Kuribayashi, pemimpin tertinggi di film Iwojima. Sungguh mengharukan kalau kita menyimak secara seksama film ini (seperti halnya kita habis nonton Dorama atau film drama Korea). Dan ketika saya mengatakan film ini diambil dari sudut Jepang, ini benar-benar sudut pandang Jepang ! Dimulai dari bahasa, pemeran, kesemuanya Jepang. Mungkin hanya rumah produksinya saja yang Amerika. (sekilas ini adalah film Jepang asli, kalau saja kita tidak pernah melihat Ken Watanabe yang juga pernah bermain di The Last Samurai). Dan ternyata memang benar, kita semua tahu kalo tentara Jepang zaman dulu memang memilih mati bunuh diri ketimbang menyerah kalah. Dan disini terjadi konflik ketika Saigo yang notabene hanyalah seorang warga sipil biasa yang dipaksa menjadi tentara, tidak mau mati karena teringat akan istrinya Hanako yang sedang hamil .. (hiks).

Bagaimanapun juga, dua jempol saya berikan untuk dua film tersebut. Ini adalah ide yang sangat brilian dan belum pernah saya jumpai sebelumnya. Memang netralitas dan melihat dari semua sudut pandang adalah perlu dan itu semua membuat kita bisa memandang dunia ini menjadi lebih baik. Dan kalau saja semua orang bisa melihat sudut pandang orang lain dan tidak egois hanya memandang dari sisinya saja, dijamin tidak akan pernah ada konflik, perang, ataupun pertumpahan darah. Bagaimanapun juga, sepertinya itu tidaklah mungkin. Bukan begitu ?

7 thoughts on “Iwojima dari dua sudut pandang berbeda

  1. iya sependapat … aku udah unduh filmnya …. dua duanya!!!! hanya saja pada flags of our fathers ada ke-akurat-an sejarah yang masih rancu yaitu mengenai Ira Hayes ….. seorang indian reservasi yang ikut berperan …. ada beberapa versi sejarah… mungkin kang eastwood dan mang spielberg kudu lebih giat lagi menggali fakta sejarah yang akurat agar tidak memicu kontroversi. selebihnya saya selalu terkagum kagum akan penekanan emosional di tiap film spielberg …. sangat menyentuh ditambah lagi dengan kombinasi pemilihan backsound dan latar gambar yang sangat unik seperti di film “Schindler’s List” sangat unik sekali …. dari sisi emosional, Spielberg sangat mumpuni dalam mengolah emosi penonton ….. semoga saja kelak, Indonesia punya pemain film dan sutradara se-total mereka. amin ……

  2. salutt bro buat yang irfan yang bahsa ttg film ni…. kalo ak sdh nonton letters from iwo jima… nah yang paling dapet scene nya pas si saigo di suruh bunuh diri oleh letnan ??? (gua lupa) … terus pas mau di pancung krn di tuduh gak nurutin perintah….. tapi sayang ending cerita nya kurang rinci si saigi gak ketemu istri sm anaknya…

  3. gw udh liat filmnya kayak gimana, setelah gw tonton, eh…ternyata filmnya bener2 menyentuh dan ada unsur patriotisme!!!salut buat mas Eastwood sama kang Spielberg!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s