Ada apa dengan XL ?

Sejak masuk kuliah, itulah untuk saya pertamakali dapat HP. Saya masih ingat waktu itu saya dapat HP bekas peninggalan kakak saya (yang sudah bosen dengan modelnya🙂 ) yang merknya Nokia. Wah, Nokia bekas kakak saya itu cukup berat dan besar untuk seukuran sebuah HP. Saya taruh di saku saya pun jadi tidak muat karena saking beratnya. He.. he.. he..

Setahun berlalu, akhirnya saya dapat kesempatan untuk melakukan “barter” dengan ayah saya dan saya pun mendapatkan HP Sony Ericsson T-100 ( known as “Terminator” ) yang ringan, ramping, … dan payah ! Ya, payah. Soalnya saya selalu kerepotan dengan baterainya yang sering nge-drop dan melakukan recharging-nya pun susahnya minta ampun! (Apa ini gara-gara memang HP-nya yang bekas ya ?). Entahlah, seingat saya memang teman-teman juga mengalami masalah yang sama dengan charger Sony Ericssson.

Sudah 3 tahun lebih saya menggunakan Telkomsel sebagai provider telekomunikasi saya. Eh, gak bisa bayangin berapa ya pulsa yang saya habiskan ? Biasanya saya beli voucher Rp. 50.000,- untuk satu bulan atau Rp. 150.000,- untuk 3 bulan. Sungguh aneh memang, karena saya bukan tipe orang-orang gaul yang suka nelpon dan sms banyak ( paling-paling elpon ke ortu ) karena menyadari bahwa menelpon itu mahal (pakai Telkomsel sih) dan nomor saya adalah nomor Malang sedangkan saya ada di Surabaya (belum bebas roaming waktu itu).

Sekitar awal 2007, saya sudah memutuskan untuk mengganti HP sekaligus nomor saya. Yah, itung-itung efisiensi keuangan. Dengan bergantinya HP, saya bisa memanfaatkan fitur-fitur HP yang lainnya. Dengan ganti nomor, yang jelas saya mengharapkan tarif yang lebih murah dan masa aktif yang lebih lama. Akhirnya saya putuskan untuk beli Nokia 6020 dengan nomor XL Jempol. Nokia 6020 saat ini memang sepertinya sudah lewat masa jayanya dan turun harganya hingga sekitar Rp. 800 ribu-an. Baterainya tahan lama, layar berwarna, ringtone poyphonic dan juga bisa mp3, ada kamera, dan ternyata juga ada modemnya? Eh, iya. Ternyata memang ada modemnya🙂.

Denger-denger ada kabar kalo Bebas pasang tarif 10,-/kb, langsung saja saya pergi ke XL Centre dan saya minta nomor jempol saya ke bebas. Wah, lumayan juga sih. Nelpon kalau dihitung semenit cuman Ro. 600,- ke sesama XL. Nelpon ke yang lain Rp. 25,- (kalau untuk nelpon sebentar bisa dibilang murah … ).

Nah, cuman satu kekurangannya menurut saya. Nomor bebas saya (dan juga milik ibu saya yang saya “bujuk” juga untuk upgrade ke Bebas) itu sering banget dikirimi sms iklan dari XL. Pernah ketika saya mengantarkan ibu saya pulang naik sepeda motor, HP saya tiba-tiba berbunyi tanda ada sms baru, eh HP ibu saya juga berbunyi di saat bersamaan. “Aduh, ini pasti sms iklan sampah dari XL lagi nih …”, pikir saya. Kenapa saya bilang sampah, karena saya berpendapat sampah itu adalah sesuatu yang tidak berguna, tidak kita inginkan, dan mengganggu kita jika dibiarkan. Celakanya lagi, saya sudah pergi ke XL Centre untuk unsubscribe layanan seperti ini karena memang saya tidak ingin dan tidak butuh, eh ternyata katanya mbak operatornya gak bisa. Aduh …

Ya, sms iklan dari XL ini adalah sms sampah! Saya tidak pernah merasa subscribe untuk berlangganan sms ini. Toh isi sms-nya juga gak begitu berguna bagi saya. Malahan sering saya menemukan indikasi bahwa sms dari XL ini berbau judi yang jelas dilarang di republik tercinta ini! (eh, judi memang dilarang kan ?). Untuk lebih jelasnya saya akan coba copy paste beberapa sms yang saya terima :

Lg bokek? Mau Sony Playstation 3 baru? HARGAKU tlh kembali! Tawar skrg diantara Rp25 s/d Rp 1jt!Ketik BEBAS tawaran hargamu. sms ke 2588!…

Pengirim:
Cust. Service
818

Terkirim:
22/06/2007

Kenapa saya sebut judi? Judi bisa kita artikan sebagai sebuah peluang atau kesempatan yang peluang untuk mendapatkannya sangat kecil atau bahkan mendekati mustahil. Misalakan saja ya, jika terdapat 10.000 pengguna Bebas XL yang menawar harga PS 3 tadi, cuman satu yang mendapatkan PS 3 tadi (asumsi hanya 1 buah PS 3 karena tidak disebutkan jumlahnya). Nah, di sisi lain, XL meraup keuntungan yang berlipat ganda karena XL hanya mengeluarkan biaya untuk membeli satu buah PS 3 dan mendapatkan total Rp.350,-(tarif sms normal, ini bisa lebih jika ternyata premium!) dikalikan dengan 10.000 pengguna Bebas XL yang mengirim sms. Totalnya adalah 3,45 juta Rupiah. Eh, maaf. Ternyata menurut Detikinet , jumlah pelanggan Bebas XL saat ini adalah sekitar 5 Juta pelanggan. Jikalau diambil 10 persennya saja yang meresponnya, berarti ada total Rp. 175.000.000,- yang diraup oleh XL!

Wahai para petinggi XL, bertotabatlah kamu. Sudah berapa juta pelangan kamu yang kamu tipu ? Kalau memang niat kamu tidak menipu, setidaknya berilah kesempatan bagi para pelanggan kamu untuk unsubscribe. Kami berhak untuk hidup tenang tanpa dikirim sms SPAM oleh kamu…

Oh, XL. Bertobatlah …

11 thoughts on “Ada apa dengan XL ?

  1. Kenapa gak coba Mentari aja.
    Khan tarifnya lebih murah, apalagi Jum’at-Minggu tarif promonya cuma Rp50,-/30det.

    Satu lagi kali ya… GPRS Mentari sekarang cuma Rp.1,-/Kb. Coba deh… lumayan kok.

    Aku sekarang pake GPRS sambungin ke komp🙂

  2. Karena gak dapat dipercya dan kerjanya cuman ngakalin aja, maka sekarang aku pindah dari xl ke simpati. Kartu lama kugunakan buat internetan via XL pake trik2 yang bisa bikin gratis. Lumayan buat browsing dan download. Kalau diitung2 udah puluhan juta tuh ongkosnya hehehehehehe.
    Biar nyahok tuh XL
    Ni juga posting pake yang gratisan
    Hiduppppppppppppppppppp

  3. hidup ini kan penuh iklan ,nonton tv ada iklan,denger radio ada iklan,apalagi dijalan jalan wuih…,diomelin ortu aja pake iklan,kalo gue ngenet pake im3 murah banget,untuk ngegombalin do’i,ngerumpi pake xl udah sreg banget ,simpati bikin gue bangkrut,jadi gue pake 2 kartu itu dgn fungsi yg beda,percayalah semua ada kurang dan lebih tergantung kebijakan kita sendiri,gue sih ga fanatik kalo ada yang murah pasti gue pindah,itu gue…terserah lu aja,ok

  4. wahai xl,bertobatlah engkau kejalan yang benar dan di ridhoi tuhan,engkau adalah iblis yang menyerupai petinggi im3,lihat dan pandanglah raja dari segala raja sms dan telpon juga gprs,dia adalah panutan segala operator,dia mandiri dan berdiri sendiri,dia sabar dan tidak tamak dengan konsumennya,dia hanya berharap agar dirinya dikenal orang dan diterima masyarakat dan disenangi,engkau begitu jauh berjalan ke jurang neraka,jangan bawa konsumenmu ke lembah iblismu,im3 adalah segala untuk telekomunikasi,dan kau adalah segala untuk yang basi,mengapa kau tega kepada semua orang,orang menangis kelaparan karena kau,dia lelah mencari uang demi dirinya dan keluarganya,dan kau rela membawa ke perjudian,bertobatlah,apakah petinggimu itu telah di rasuki oleh iblis,sehingga hanya beberapa kebaikan dari engkau,sungguh terlalu! ~_~

  5. hks..hks..gua nyesal make xl,jelek amat seh..!,gua sring ketipu,uang gua jadi gosong tuh..!gprs bikin runyam!! im3,bawalah aku bersamamu di tempat terhemat yg pernah kau miliki!!jadikan gua yang pertama im3…!!sampe hp gua 7 biji, L6,L7,3230,3250,N70,N73,VERTU signature,jngn ngiri ya..!memang betul kok

  6. hks..hks..gua nyesal make xl,jelek amat seh..!,gua sring ketipu,uang gua jadi gosong tuh..!gprs bikin runyam!! im3,bawalah aku bersamamu di tempat terhemat yg pernah kau miliki!!jadikan gua yang pertama im3…!!sampe hp gua 7 biji, L6,L7,3230,3250,N70,N73,VERTU signature,jngn ngiri ya..!memang betul kok,nasib kita kan beda beda!ingat kau xl..!

  7. sama aja im3 jg sekarang koneksinya dodol bgt
    error trs !!

    bagaimana indonesia mau maju
    informasi dari internet mahal hiks hiks…
    sambungannya jg error

    di india kita bisa pake net dari hp unlimited volume dengan beli voucher khusus gprs

    senangnya…. hiks

  8. wah…

    saya sekarang sedang pake xl nih…

    bagus juga signal xl…

    tapi memang kadang spam nya nyebelin…
    penuhin2 aja memori saya…

    tapi itu memang usaha yang dilakukan untuk mendapatkan keuntungan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s